Bundo Kanduang IKM Jakarta Utara: Dari Arisan, Tradisi hingga Semangat Kemerdekaan, Kebersamaan Jadi Kekuatan

GERBANG BUANA.ID— Bukan sekadar arisan bulanan atau perayaan ulang tahun organisasi. Bagi Bundo Kanduang Ikatan Keluarga Minang (IKM) DPD Jakarta Utara, kebersamaan adalah modal utama untuk menjaga persaudaraan di tengah kehidupan masyarakat perkotaan.

Semangat itu terlihat dalam kegiatan yang digelar Bundo Kanduang IKM DPD Jakarta Utara dengan merangkai tiga momentum sekaligus, yakni arisan bulanan Bundo Kanduang, HUT IKM ke-10, serta HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para anggota tidak hanya berkumpul, tetapi juga mengikuti berbagai perlombaan khas perayaan kemerdekaan yang semakin mencairkan suasana.

Ketua Bundo Kanduang IKM DPD Jakarta Utara, Widya Naswir, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menjaga kekompakan antaranggota.

“Karena hari ini bertepatan dengan agenda arisan bulanan, kemudian tanggal 6 kemarin merupakan ulang tahun IKM yang ke-10, dan sekarang kita juga merayakan HUT RI ke-81. Jadi tiga momentum ini kita rangkai sekaligus dalam satu acara,” ujar Widya. Di Kantor IKM, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara (9/8/2026). 

Menurut Widya, kegiatan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar perayaan. Di tengah kesibukan masing-masing anggota, pertemuan seperti ini menjadi kesempatan untuk kembali berkumpul, saling mengenal lebih dekat dan memperkuat rasa kekeluargaan.

Menariknya, kegiatan perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI tahun ini menjadi pengalaman tersendiri bagi Bundo Kanduang.

“Kalau kegiatan bersama sebelumnya sudah pernah dilakukan di kantor IKM DPD Jakarta Utara. Tetapi untuk lomba-lomba dalam rangka HUT RI, baru tahun ini kita laksanakan,” jelasnya.

Yang membuat kegiatan semakin terasa istimewa, seluruh persiapan dilakukan dengan semangat gotong royong. Meskipun konsep acara terbilang sederhana dan dipersiapkan dalam waktu relatif singkat, kebutuhan kegiatan hingga hadiah berasal dari partisipasi para anggota Bundo Kanduang.

“Walaupun acaranya bisa dibilang dadakan, tetapi hadiah dan peserta semuanya benar-benar berasal dari partisipasi Bundo-Bundo. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan dan kepedulian anggota sangat luar biasa,” ungkapnya.

Bukan Sekadar Slogan

Semangat kebersamaan tersebut kemudian dirangkum dalam sebuah slogan sederhana namun sarat makna: “Bersatu Kita Kuat, Bersama Kita Hebat.”

Bagi Widya, kalimat tersebut bukan sekadar slogan dalam sebuah kegiatan. Lebih jauh, menjadi gambaran tentang bagaimana keluarga besar IKM Jakarta Utara harus terus menjaga persatuan dan saling mendukung.

“Tujuannya sederhana, bagaimana kita bisa terus bersama. Kalau kita bersatu, kita semakin kuat. Kalau kita bersama, Insyaallah kita menjadi hebat,” tuturnya.

Ia menilai kekompakan Bundo Kanduang harus menjadi bagian dari kekuatan besar IKM DPD Jakarta Utara. Karena itu, ia berharap semangat kebersamaan tidak berhenti dalam satu kegiatan, tetapi terus tumbuh dalam berbagai aktivitas organisasi dan kehidupan sosial masyarakat.

“Harapan saya ke depan bukan hanya Bundo Kanduang saja yang semakin solid, tetapi IKM di Jakarta Utara juga semakin solid, baik bapak-bapak maupun ibu-ibu. Semoga kebersamaan ini terus kita jaga,” pungkas Widya.

Perayaan tiga momentum tersebut akhirnya bukan hanya menjadi ajang berkumpul dan bersuka cita. Lebih dari itu, kegiatan ini memperlihatkan bagaimana nilai silaturahmi, gotong royong dan persaudaraan tetap menjadi kekuatan penting bagi keluarga besar Minang di Jakarta Utara.

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan ibu kota, Bundo Kanduang menunjukkan bahwa menjaga tradisi dan kekeluargaan tidak harus dilakukan dengan acara mewah. Cukup dengan berkumpul, berbagi, tertawa bersama dan saling menguatkan, rasa persaudaraan tetap hidup. (ANW) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *