Saiful Mujani Dapat Dukungan Komunitas Ciputat

Saiful Mujani Dapat Dukungan Komunitas Ciputat

GERBANGBUANA.ID – Dukungan pada Saiful Mujani yang melakukan kritik keras pada jalannya pemerintahan Prabowo mengalir dari Ciputat. Komunitas Ciputat menggelar Halal bihalal dengan tajuk “Sebelum Halal Bihalal Ditertibkan!” pada 16 April 2026. Sejumlah tokoh menyatakan pentingnya kebebasan berekpresi dan mengkritik pemerintah dan menolak segala bentuk represi pada para akademisi dan aktivis.

Direktur Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menyatakan bahwa acara tersebut terselenggara salah satunya untuk memberi dukungan pada Saiful Mujani. Atas kemungkinan proses hukum yang menimpanya karena melakukan kritik keras pada pemerintahan Prabowo.

“Acara ini untuk senior kita, dosen kita, intelektual kita, Professor Saiful Mujani. Yang dilahirkan dari Ciputat untuk kuat atas kemungkinan proses hukum yang dihadapinya,” kata Aktivis 98 dalam pernyataannya, Kamis (17/04/2026).

Yuniyanti Chuzaifah, Mantan Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perempuan, menyatakan kritik pada kekuasaan tidak boleh membuat orang masuk penjara. Mengkritik, lanjut Yuni, adalah tradisi intelektual adalah berdemokrasi. Setiap warga negara mestinya tidak takut menyampaikan kebenaran.

“Kritik pada kekuasaan bukanlah dosa yang harus berakhir di penjara. Jangan mau tersandera untuk menjadi takut menyampaikan kebenaran,” tegasnya.

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, menyatakan masyarakat Indonesia sedang mengalami ketakutan. Sebenarnya masyarakat sekarang sudah hidup dalam ilusi demokrasi.

“Kita sedang hidup dalam ketakutan. Kalau betul demikian, apakah kita masih bisa bilang hidup di alam demokrasi? Sebenarnya kita tidak lagi hidup di alam demokrasi, kita hidup di dalam ilusi demokrasi,” tegas Isnur.

Aktivis jebolan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu menjelaskan ilusi demokrasi itu salah satu tolak ukurnya adalah bagaimana pembahasan dan penyusunan undang-undang secara tidak wajar.

“Undang-undang dibahas di hotel tanpa jelas dari mana beayanya. Berarti ada sponsornya. Itu bahaya,” kata Isnur.

Pada akhirnya, Isnur juga menyoroti pemerintahan Prabowo yang melanggar prosedur Konstitusional. Seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Program MBG yang menggunakan dana negara lebih dari 300 triliun pertahun itu, kata Isnur, tidak memiliki landasan Undang-undang.

Pada kesempatan itu, Komaruddin Hidayat, Mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, memberi apresiasi atas inisiatif komunitas Ciputat untuk terus bersuara atas kondisi negara. Komaruddin berharap para aktivis dan akademisi terus mengawal cita-cita kemerdekaan.

“Jangan lelah mengawal cita-cita kemerdekaan sampai terwujud masyarakat yang cerdas, sehat, sejahtera, adil, dan bahagia,” pesan Komaruddin.

Lebih dari seratus peserta hadir pada acara halal bihalal ini. Sebagian besarnya adalah para alumnus UIN Jakarta yang terdiri dari akademisi, praktisi hukum, aktivis, jurnalis, dan profesi lain. Sejumlah figur yang hadir antara lain Komaruddin Hidayat, Musdah Mulia, Ray Rangkuti, Burhanuddin Muhtadi, Ali Munhanif, Muhamad Isnur, Moqsith Ghozali, Yuniyanti Chudzaifah, Nong Darol Mahmada, Mixil Mina Munir, Yati Andriani, Syafiq Hasyim, Taftazani, Rahmat Jaelani Kiki, Andi Syafrani, Zezen Zaenal Mutaqin, Elis Heart, Nury Sybli, Saidiman Ahmad, Ridwan Darmawan, dan lain-lain. (OSY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *