GERBANGBUANA.ID– Ketua Komite Masyarakat Jakarta Utara (Komju), Ifiet, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota dan sahabat Komju yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi dalam Rapat Kerja dan Konferensi Cabang (RCC) Komju yang digelar pada 29 Juli 2026.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh teman-teman anggota, khususnya sahabat-sahabat Komju, baik yang berada di dalam maupun di luar organisasi, yang telah memberikan amanah kepada saya dalam agenda besar Komju pada 29 Juli 2026. Insya Allah amanah ini akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Ifiet. Saat dikonfirmasi gerbangbuana. id, Di Kawasan Koja, Jakarta Utara, (2/8/2026).
Usai terpilih sebagai Ketua Komju Jakarta Utara, Ifiet menegaskan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat struktur organisasi secara internal. Menurutnya, organisasi yang solid akan menjadi modal utama dalam menjalankan fungsi sosial dan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.
“Langkah pertama adalah menguatkan internal organisasi. Kami akan membentuk kepengurusan yang kuat mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat kelurahan. Setelah seluruh struktur terbentuk, kami akan melakukan konsolidasi dan terus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap pemerintah demi kepentingan masyarakat Jakarta Utara,” tegasnya.
Di bidang program kerja, Ifiet memastikan Komju akan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila sebagai landasan utama organisasi. Ia berharap penguatan pemahaman terhadap butir-butir Pancasila dapat menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih harmonis, adil, dan sejahtera.
“Program khusus kami tetap berlandaskan ideologi Pancasila. Kami ingin nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup di tengah masyarakat. Jika masyarakat mengamalkan Pancasila, maka keadilan sosial, persatuan, dan kesejahteraan akan lebih mudah diwujudkan,” katanya.
Selain memperkuat organisasi, Ifiet juga menyoroti persoalan kemacetan yang hingga kini masih menjadi salah satu permasalahan utama di Jakarta Utara. Menurutnya, penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Kemacetan di Jakarta Utara sangat memprihatinkan. Persoalan ini tidak bisa diselesaikan sendiri, tetapi harus melalui konsolidasi dengan seluruh stakeholder dan elemen masyarakat. Kita harus bersama-sama mencari solusi yang tepat agar kemacetan dapat dikurangi dan mobilitas masyarakat menjadi lebih baik,” pungkas Ifiet.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, Komju Jakarta Utara diharapkan semakin aktif menjalankan fungsi kontrol sosial, memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berpihak kepada kepentingan warga. (ANW)
