GERBANG BUANA.ID— Semangat memanfaatkan lahan dan mengembangkan ketahanan pangan terus dilakukan warga di lingkungan Masjid Asy-Syuhada, Asrama Yon Air RW 02, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara.
Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, jamaah dan pengurus Masjid Asy-Syuhada kembali melaksanakan panen sayuran hidroponik. Kali ini, tanaman selada menjadi komoditas yang dipanen. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemanfaatan hidroponik yang mendapat dukungan dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kota Administrasi Jakarta Utara.
Ketua DKM Masjid Asy-Syuhada, Letkol Cba Harto Maret, A.Md., M.Tr.Opsla, mengatakan kegiatan hidroponik tersebut telah memberikan manfaat positif bagi warga dan jamaah di sekitar Asrama Yon Air.
“Alhamdulillahirabbilalamin, pada hari ini Sabtu tanggal 15 Agustus 2026 kami melaksanakan panen selada. Ini merupakan panen pertama untuk tanaman selada. Sebelumnya, kami juga sudah melaksanakan panen caisin dan kangkung,” ujarnya.
Saat di temui di halaman Mesjid Asy-Syuhada, Asrama Yon-air, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara (15/8/2026).
Menurutnya, panen caisin yang dilakukan pada bulan sebelumnya menghasilkan sekitar 35 kilogram sayuran. Keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi pengurus dan warga untuk terus mengembangkan kegiatan hidroponik.
“Tujuan utama penanaman sayuran secara hidroponik ini adalah memberikan manfaat kepada warga sekitar Masjid Asy-Syuhada. Kami berharap ke depan kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak memberikan maslahat bagi warga sekitar Asrama Yon Air,” katanya.
Jamaah Perempuan Ikut Merasakan Manfaat
Hal senada disampaikan Yuli, Ketua Majelis Taklim Ukhuwah Masjid Asy-Syuhada. Ia menilai keberadaan kebun hidroponik sangat bermanfaat, khususnya bagi jamaah ibu-ibu Majelis Taklim Ukhuwah.
“Dengan adanya kegiatan ini, sangat bermanfaat sekali, terutama untuk jamaah ibu-ibu Ukhuwah Asy-Syuhada. Kami bisa menikmati dan memanfaatkan hasil panen sayuran ini,” tutur Yuli.
Ia juga mengajak masyarakat dan jamaah sekitar yang membutuhkan sayuran maupun ingin terlibat dalam kegiatan hidroponik untuk datang dan ikut memanfaatkan hasilnya.
“Untuk warga dan jamaah, terutama Ukhuwah Asy-Syuhada, silakan kalau ingin mendapatkan sayuran atau ingin ikut memanen, bisa datang ke Masjid Asy-Syuhada,” ungkapnya.
Yuli turut menyampaikan apresiasi kepada Sudin KPKP Jakarta Utara yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut, termasuk bantuan bibit sayuran.
“Terima kasih kepada Sudin KPKP yang telah mendukung dan memberikan bibit sehingga kegiatan panen sayuran ini dapat terlaksana,” ucapnya.
Dari Bantuan Menjadi Kemandirian
Kegiatan hidroponik di Masjid Asy-Syuhada tidak sekadar menghasilkan sayuran, tetapi juga menjadi contoh bagaimana bantuan pemerintah dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang manfaatnya kembali dirasakan langsung oleh masyarakat.
Panen selada kali ini sekaligus memperlihatkan bahwa pemanfaatan lahan dengan sistem hidroponik dapat menjadi sarana memperkuat ketahanan pangan berbasis lingkungan masjid.
Pengurus Masjid Asy-Syuhada berharap sinergi dengan Sudin KPKP Jakarta Utara dapat terus berlanjut sehingga kegiatan pertanian hidroponik dapat semakin berkembang, melibatkan lebih banyak warga, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat di sekitar Asrama Yon Air, Semper Barat.
Dengan semangat “dari masjid untuk masyarakat”, kebun hidroponik Masjid Asy-Syuhada diharapkan tidak berhenti pada kegiatan panen, tetapi terus tumbuh menjadi gerakan bersama dalam membangun kemandirian pangan dan mempererat kebersamaan warga. (ANW)
