GERBANG BUANA. ID — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Utara melaksanakan pemotongan hewan kurban sebanyak 9 ekor sapi pada momentum Iduladha 2026. Kegiatan ini berlangsung di Markas PMI Kota Jakarta Utara dan Pusdikat PMI Jakarta Utara, dengan distribusi daging dilakukan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan secara door to door.
“Alhamdulillah, melalui pimpinan kami Ketua PMI Kota Jakarta Utara, yaitu Bank Rijal, mempunyai kedekatan dengan beberapa mitra perusahaan. Bersyukur hari ini kita bisa melaksanakan kurban sebanyak 9 ekor sapi, dengan 7 ekor dipotong di Markas PMI Kota Jakarta Utara dan 2 ekor di Pusdikat PMI Jakarta Utara,” ujar Umar. Saat dikonfirmasi gerbang buana. id, di Kantor PMI Jakarta Utara, (27/5/2026).
Menurutnya, distribusi daging kurban dilakukan sesuai amanah para donatur dengan sasaran utama warga yang membutuhkan di wilayah Tugu Selatan dan Tugu Utara.
“Kami fokuskan distribusi di wilayah sekitar PMI, khususnya Tugu Selatan dan Tugu Utara. Banyak warga yang memang perlu diperhatikan, seperti lansia dan kaum dhuafa,” katanya.
PMI Jakarta Utara memilih sistem distribusi door to door guna memastikan bantuan tepat sasaran dan menghindari penyalahgunaan kupon.
“Pesan dari Bank Rijal sejak tahun sebelumnya memang seperti itu. Relawan turun langsung membawa daging kurban ke rumah-rumah warga agar benar-benar sampai kepada yang berhak. Karena kalau menggunakan kupon, khawatir diperjualbelikan,” jelas Umar.
Selain memastikan distribusi berjalan lancar, PMI Jakarta Utara juga memperhatikan kebersihan lingkungan pasca penyembelihan hewan kurban. Umar menyebutkan bahwa limbah dan kotoran hewan langsung ditangani agar tidak menimbulkan pencemaran.
“Untuk limbah dan kotoran sudah kami koordinasikan sejak awal. Sebagian diangkut oleh pihak pemotong, ada juga warga yang meminta untuk kebutuhan tertentu. Yang penting lingkungan tetap bersih,” ungkapnya.
Kegiatan pemotongan hewan kurban tersebut turut mendapat perhatian dari jajaran pemerintah setempat. Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Freddy, bersama Lurah Tugu Selatan hadir meninjau langsung kegiatan tersebut. Petugas PPSU juga diterjunkan untuk membantu pengangkutan limbah kurban.
Meski tidak ada petugas dari dinas peternakan yang hadir secara langsung, Umar memastikan bahwa proses pemotongan tetap dipantau oleh pihak kelurahan dan daging yang dibagikan dipastikan layak konsumsi.
“Yang jelas konsumsi dagingnya layak dan aman untuk masyarakat,” tutup Umar. (ANW)
